Social Icons

Minggu, 28 Februari 2016

Panggung dan Topeng

Ada hal yang menarik ketika saya 'manggung' bersama teman-teman dalam satu tema drama musikal. Dalam acara yang berdurasi 2 jam itu menampilkan peran-peran yang lucu,antagonis,seru,sedih,bijak,marah dan seterusnya. Seringkali kita berakting tidak sesuai apa yang sebenarnya diri kita. Itulah gambaran hidup kita yang hanya berdurasi sekian tahun dengan berbagai peranan. Serunya kehidupan sampai melalaikan kita dari esensi hidup untuk Allah, saking menghayati perannya.


Yang kedua, seringkali kita memakai topeng peran dan menutupi aslinya kita demi menjalankan sebuah tuntutan peran. Tidak nyaman itu yang muncul dirasakan. Ketidaksesuaian apa yang di dalam dan yang nampak di luar akan timbul rasa tidak nyaman. Seorang ibu yang berpura-pura kenyang di depan anaknya yang sedang makan. Seseorang tersenyum untuk menyembunyikan kesedihannya. Seseorang yang berusaha menunjukkan kasih sayangnya. Dan masih banyak lagi.


Panggung kehidupan ini ternyata punya durasi, ketika selesai panggung ini maka akan terbuka semua topeng. Apakah peran Anda memakai topeng? Salam.

Selasa, 09 Februari 2016

Apakah Anda berintegritas?

Kata-kata integritas sedang trend dipakai untuk mengistilahkan seseorang yang tidak punya komitmen yang jelas. Apa yang Anda rasakan ketika seseorang berjanji dengan Anda lalu ingkar? Mungkin Anda memakluminya kalau sekali tapi bagaimana jika berkali-kali? Mungkin Anda jengkel, kesal, marah atau bahkan kapok atau jera membuat janji dengannya. Inilah yang disebut integritas. Integritas seseorang terlihat dari kesesuaian ucapannya. Bahkan ketika berjanji kepada musuh sekali pun, Anda akan terlihat berintegritas atau tidak. Dalam hadits disebutkan ada 3 tanda-tanda munafik; jika berkata ia dusta, jika janji ia ingkar, jika diberi amanah ia khianat. Melihat hadits tersebut tak berintegritas=munafik. Semoga kita bisa berbenah diri menjadi lebih berintegritas.

Follow IG Yeti Insan Kamil
Fb Yeti Insan Kamil
Www.yetisulfiati.com
 
Designed By Yeti