Social Icons

Senin, 14 November 2016

Sudahkah Anda dikalibrasi?


Pernahkah Anda merasakan betapa sibuknya hari-hari yang dilewati Senin sampai Jumat, bagaikan mesin yang bekerja 24 jam sepanjang hari sepanjang tahun.

Dan Anda pasti pernah mendengar istilah kalibrasi. Apa itu kalibrasi?

Menurut Wikipedia, Setiap instrumen ukur harus dianggap tidak cukup baik sampai terbukti melalui kalibrasi dan atau pengujian bahwa instrumen ukur tersebut memang baik.
Definisi Kalibrasi
Menurut ISO/IEC Guide 17025:2005 dan Vocabulary of International Metrology (VIM) adalah serangkaian kegiatan yang membentuk hubungan antara nilai yang ditunjukkan oleh instrumen ukur atau sistem pengukuran, atau nilai yang diwakili oleh bahan ukur, dengan nilai-nilai yang sudah diketahui yang berkaitan dari besaran yang diukur dalam kondisi tertentu.
Dengan kata lain:
Kalibrasi adalah kegiatan untuk menentukan kebenaran konvensional nilai penunjukkanalat ukur dan bahan ukur dengan cara membandingkan terhadap standar ukur yang mampu telusur (traceable) ke standar nasional maupun internasional untuk satuan ukuran dan/atau internasional dan bahan-bahan acuan tersertifikasi.

Anda bisa bayangkan, ada 2 orang petani yang bekerja sepanjang tahun dengan sebuah gergaji untuk menebang  dan memotong kayu. Petani pertama memakai terus gergaji nya mengejar target banyak nya pohon. Akhirnya setelah 5 bulan gergaji nya mulai tumpul dan hasil pohon mulai berkurang. Sedangkan petani kedua beristirahat setiap pekannyas ehari untuk mengasah gergaji nya. Sehingga dari segi kuantitas di awal bulan tertinggal dengan petani pertama. Namun di bulan ke-5, petani pertama mulai kelelahan karena gergaji nya tumpul dan kayunya mulai sedikit yang dipotong. Di akhir tahun ternyata petani kedua lebih mudah menyelesaikan tugasnya dan tetap tenang dengan ketajaman gergaji nya. 

Apa yang bisa kita ambil hikmahnya dari kisah tersebut? Ternyata, kita pun butuh kalibrasi dengan ilmu, ketrampilan, pemahaman  kita.
Ada saat-saat di mana kita butuh refresh sebentar untuk menajamkan kembali pola pikir kita, asah hati kita, perkuat pengetahuan kita, asah keterampilan kita, perkuat personality kita. Butuh waktu rehat untuk kalibrasi itu. Kelihatannya mungkin buang -buang waktu tapi ternyata diperlukan untuk mempertahankan daya ketajaman kita.

Ada beberapa jenis kalibrasi sesuai mesin kecerdasan kita.
1. SENSING

Sensing intovert (Si) : Kalibrasinya dengan BERKERINGAT. Aktivitas yang menuntut menggerakkan badan. Melakukan aktifitas fisik yang mengeluarkan keringat. Semakin banyak bergerak, berkeringat ia semakin enjoy. Kalaupun duduk, biasanya gak mau diam tenang duduknya.

Sensing extrovert (Se) kalibrasinya BERMAIN. Rancang kegiatan belajar atau bekerja dalam suasana permainan (game) atau setidaknya bangun suasana yang fun layaknya sedang bermain.

2. THINKING

Thinking introvert (Ti) kalibrasinya KEMBALI KE ALAM. Selipkan aktivitas-aktivitas yang memungkinkan kontak fisik langsung dengan alam, tumbuhan atau hewan. Senang memelihara, merawat, menyirami bunga-bunga di halaman rumah kala liburan. Memelihara hewan peliharaan. Istri yang mengenal Mesin Kecerdasan suami, bisa jadi lebih menerima kala dihari libur, atau pulang kerja sang suami suka bermain dengan hewan peliharaannya.

Thinking extrovert (Te) kalibrasinya WISATA. Selipkan aktivitas mobilisasi sehingga kegiatan belajar atau bekerja tidak hanya berada pada satu titik. Anda yang Te punya bisnis Travel, jalan jalan akan merasa enjoy, selain dapat uang dari bisnis, otak selalu fresh.

3. INTUITING

Intuiting introvert (Ii) kalibrasinya TIDUR. Selipkan kesempatan untuk beristirahat (minimal cukup untuk tidur teta kira-kira 15 menit). Tidur teta maksudnya memejamkan mata sejenak namun masih bisa mendengar suara-suara di sekitar. Sekolah di China, mewajibkan anak sekolahnya tidur selama 15 menit di atas meja belajar.

Intuiting extrovert (Ie) kalibrasinya MENONTON FILM. Selipkan aktivitas menonton sesuatu yang disukai yang bisa menghasilkan hasrat serta inspirasi.

4. FEELING

Feeling introvert (Fi) kalibrasinya CURHAT. Selipkan sesi sharing dalam kegiatan belajar atau bekerja.

Feeling extrovert (Fe) kalibrasinya BERCENGKRAMA. Selipkan sesi interaksi dengan orang yang bisa menghadirkan kedekatan dan keceriaan (bisa diskusi, jalan bareng dst).

Orang Feeling kalau sudah penat, suka ngajak ngumpul atau dia mendatangi temannya dengan niat untuk curhat. Walaupun curhatnya tidak kesampaian, bisa ngobrol dengan temannya saja sudah cukup melegakan.

5. INSTING

Insting (In) kalibrasinya SILATURAHMI. Selipkan kesempatan untuk setiap orang bisa saling berinteraksi (berkenalan, ngobrol, dst) tanpa tujuan tertentu. (Sumber STIFIn)

Dengan mengkalibrasi secara berkala Anda tetap bisa menggunakan mesin tenaga, kecerdasan, hati, pikiran Anda sepanjang tahun dengan hasil yang maksimal. 

Ingat juga kalibrasi yang Allah berikan bagi manusia beriman dalam sehari, ada pada sholat fardhu. 5 kali sehari kalau kita bisa memanfaatkannya untuk kalibrasi bukan sekedar menggugurkan kewajiban. InsyaAllah, koneksi Anda pun tetap terjaga dengan Sang Maha Kuasa.

Salam Insan Kamil.
Yeti Sulfiati, Teacher  Inspirator
Www.yetisulfiati.com
Buku Menjadi Pendidik Insan Kamil @Gramedia Toko Buku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Designed By Yeti